Komunikasi yang Berbeda antara didikan Ummi-Abii dan Kakek-Nenek Afkar
Setelah mengenal Komunikasi produktif di kelas bunda sayang dan mulai saya terapkan kepada afkar yang sudah hampir 7 hari ini. Tetapi ada saja kendalanya, berhubung setelah melahirkan ahnaf, saya tinggal di rumah orangtua dan afkar setiap hari tak luput bersama nenek kakek dan tanteu nya, jadi komunikasi kita yang berbeda-beda dan didikan pun berbeda.
Mengenal seputar tantrum afkar. Setelah saya amati Afkar mempunyai dua tipe tantrum yang berbeda, pertama tantrum yang terkendali atau bisa diatasi umminya, dengan kata lain tantrumnya bisa diatasi tanpa nangis dan ngambek yang berkepanjangan, kedua tantrum yang tidak bisa diatasi dengan nangis dan ngambek yang lama (sambil pukul-pukul dan teriakan) ini apabila ketika bersama nenek kakek dan tanteunya, jadi lebih manja dan susah diajak kompromi .
Selama ini saya mencoba agar komunikasi produktif yang saya terapkan kepada afkar berjalan dengan efektif, dan alhamdulillah afkar pun bisa teratasi apabila bersama saya, dengan kata lain Tantrumnya bisa terkendali dan teratasi, dan tetapi berbeda hal nya ketika bersama kakek nenek atau tanteu nya, yang apabila nenek kakek nya ada dirumah pada sore hari sampai menjelang tidur malam (karena mereka adanya pas pulang dari kantor jadi waktu berkumpul nya pada sore hari sampai pagi hari), dan dengan kata lain tantrum nya yang susah diajak kompromi (lebih manja dan mudah nangis dan ngambek) karena pasti berbeda didikan dan tanggapan atau cara mengatasi ketika afkar tantrum (selalu saja keinginan afkar pada saat tantrum terpenuhi atau dikabulkan). Next cerita hari ini yang membuat perbedaan kita.
Cerita diawali pada sore hari ketika afkar ingin main game di netbook dengan keukeuhnya karena kebetulan pada saat itu afkar sedang melihat tanteunya mengerjakan tugas di netbook dan akhirnya tantrumnya dimulai, dan saya mencoba untuk konsisten agar afkar sebisa mungkin tantrumnya bisa diatasi tanpa kemauannya terpenuhi, tetapi berbeda dengan kakek nenek nya yang mencoba mengiyakan kemauan afkar.
Afkar : “mi akak mau main netbook”
Ummi : “netbooknya lagi dipake ateu ya, kan ateu nya lagi ngerjain tugas kak”.
Afkar : “eueeuh akak mau main game di netbook”
(mulai tantrum)
Afkar : “enin (nenek), aki (kakek) akak mau main netbook ih”
*Kakek dan Nenek nya mulai mengiyakan kemauan afkar setelah tanteunya selesei mengerjakan tugas ucapnya*
Ummi : “kakak sholeh dari pada mainan netbook kita main yang lain aja yuk”.
Afkar : “gak mau iiih, akak mau main game di netbook aja.”
Ummi : “mending kita main Bambino LUK aja yuk kak.”
(udah kehabisan kata mau ngomong apa, soalnya nenek dan kakek telah mengiyakan kemauan afkar dan afkar pun lebih mematuhi kata nenek kakeknya) akhirnya ummi ajak afkar dengan kegiatan main bersama Bambino LUK..
Afkar : “iya yuk mau”
*yess..mainan favorit pun jadi pilihan afkar*
Kesimpulan Game Tangtangan 10 Hari Komunikasi Produktif pada Hari ke 7 ialah : Bagaimana cara saya mengatasi perbedaan dan cara berkomunikasi dengan afkar yaitu saya mencoba mensiasatinya dengan menerapkan komunikasi produktif dari setiap materi, tetap disiplin, konsisten dan komitmen di setiap waktu agar nanti kakek nenek dan tanteunya afkar mencoba juga komunikasi produktif kepada afkar.
by. ummiafkar
Asri Dewi Suprianti (8 November 2017)
Game Tangtangan 10 Hari Komunikasi Produktif - Kelas Bunsay Batch#3
Institut Ibu Profesional
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Asri Dewi Suprianti (8 November 2017)
Game Tangtangan 10 Hari Komunikasi Produktif - Kelas Bunsay Batch#3
Institut Ibu Profesional
#hari7
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar
Posting Komentar