Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2018

Aliran Rasa Level 8

Aliran Rasa Kecerdasan Finansial Sejak Dini pada Anak Alhamdulillah selesai pun tantangan 10 hari, walaupun sedih banget gak bisa konsisten setiap hari post di blog karena banyak banget kendalanya, ya udah apa mau di kata, terima saja yang penting proses setiap materi di level 8 ini harus tetap konsisten dan dikerjakan dengan hati yang ikhlas. Game Tantangan 10 hari kemaren saya lebih mengutamakan membersamai afkar dalam proses rezeki, afkar belajar tentang bagaimana rezeki diperoleh dan rezeki datang, juga belajar proses rezeki seperti apa dan banyak contoh yang tanpa kita sadari itu adalah suatu rezeki yang harus kita terima dengan rasa syukur. Belajar soal uang dari setiap nominal, afkar masih belum bisa membedakan setiap jenis nominal uang itu, apa karena mungkin ummi gak pernah memberi uang jajan, bukannya ummi pelit tapi mungkin karena disini memang afkar gak mau untuk jajan soalnya ummi selalu menyediakan stok cemilan. Tetapi satu hal setiap belanja bulanan afkar selalu ik...

Kado Umroh buat ibu

Ibu Mertua bagiku seperti Ibu Kandungku Cerita inspiratif Mamah Siti Rohimah diceritakan kembali oleh Asri Dewi Suprianti | 31 Mei 2018 Ibu adalah ibu mertuaku. Beliau sosok ibu teladan bagi kami anak-anaknya dan juga para menantunya, beliau sangat tangguh dalam mengurus rumah tangga dan mengurus kesebelas anak-anaknya tanpa bantuan ART dari dulu sampai sekarang. Beliau sosok yang paling saya kagumi setelah ibu kandung saya. Keseharian Ibu mertua sama halnya seperti ibu rumah tangga pada umumnya, namun Ibu merupakan wonder mom bagi kami, kami sangat bangga akan sifat dan teladannya sebagai seorang ibu yang menjadi madrasah utama bagi anaknya dan menjadi contoh seorang ibu bagi anak-anak juga menantunya. Ibu mertua bagiku ialah sesosok ibu yang tidak ada duanya, sesosok ibu yang penuh dengan kasih sayang, penuh kesabaran dalam menghadapi setiap masalah, ibu yang tanpa rasa mengeluh, ibu yang sangat kami banggakan, ibu yang sholehah, ibu yang tak pernah berhenti untuk menuntut ilmu....

Day 10, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial pada Anak Sejak Dini part.10 Hari ini merupakan hari dimana kita sekeluarga mulai berangkat dan perjalanan dari Garut menuju Tasikmalaya. Hari ini perjalanan kita menuju pulang ke Kota Solo, walaupun kita akan singgah dan menginap di rumah Tasikmalaya hanya satu malam saja dan besok siang insyaAllah kita akan berangkat ke Kita Solo, mudah-mudahan diberi kelancaran .. Aamiin ya Rabbal Aalamiin Berbicara soal diperjalan tadi pagi, afkar yang tadinya tidak ingin ikut untuk ke Solo karena ingin tinggal bersama enin aki dan ateu nya, tetapi karena saya belum bisa merelakan untuk meninggalkan afkar maka saya pun membujuk afkar untuk ikut ke Solo.Alhamdulillah afkar mau ikut. Sebelum beramgkat afkar ingin membawa celengannya di dalam sebuah mobil besar berisi celengan, tetapi karena di mobil sudah sempit dengan barang bawaan maka celengannya pun kami tinggalkan di garut, walaupun afkar sedih ingin membawanya tetapi tidak bisa, ya udah mau gimana lagi akhirnya afkar ...

Day 9, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini part.9 Hari kemarem sempat telat setor, sedih banget pedahal maunya setor tepat waktu, eh semalam gak enak badan ngedadak flu berat sampai demam, kalau kita udah sakit pasti deh ujung-ujung rumah berasa mati alias berantakan tak beraturan,alhamdulillah anak-anak mau ada yang urus (suami tercinta). Bersyukur diberi kesehatan. Oke Lanjut cerita soal hari kemaren, apa ya kok ngedadak lupa apa yang mau diceritakan, ya kemaren soal afkar mau bantu mempersiapkan barang untuk kita pulang ke Tasikmalaya (hari ini), kita mulai menyiapkan perlengkapan dari mulai baju, bekal , barang seperti mainan dan alhamdulillah kita diberi rezeki untuk membawa oleh-oleh makanan dari garut menuju solo. oleh-oleh yang kita siapkan mulai dari makanan ringan, dorokdok (makanan khas garut dari kerupuk kulit), dan masih banyak lagi. Kali ini afkar belajar bagaimana memberi, yaps memberi oleh-oleh ke tetangga nanti di solo , afkar bisa belajar konsep rezeki, memberi sebagi...

Day 8, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial sejak usia dini pada Anak part.8 Masih seputar konsep rezeki dan menabung sejak dini, kali ini afkar belajar dan terus menerapkan rasa bersyukur atas nikmat sehat, diberi kesempurnaan serta rezeki yang halalal thoyyiban. Berbicara soal uang, afkar tidak terobsesi dengan uang (ya iyalah masih anak kecil mana ngerti) hehe.. Uang 500 perak pun gak pernah minta coba, setiap hari gak pernah minta uang jajan, apalagi buat dirinya sendiri pun afkar gak butuh uang, malah uang THR yang waktu lebaran itu ummi simpan di amplop dan afkar gak minta atau pun buat jajan pun engak. Alhamdulillah afkar gak pernah boros, gak suka jajan, gak suka ngeberhentiin tukang dagang (meugat kata orang sunda mah) iya lah gak pernah sama sekali, kecuali kalo ada temennya atau sepupunya yang delalu ngeberhentiin tukang jajan baru ikut-ikutan, bahkan makanan nya pun yang gak pernah afkar suka (contohnya siomay, afkar gak suka bumbu siomay). Kali ini ummi inisiatif menanyakan afkar, apakah...

Day 7, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial pada Anak Sejak dini part.7 Berhubung hari ini kita kecapean sepulang ddarikota Cikampek, afkar bermain mainan mobil yang kemaren ia beli dan afkar pun berbicara kalo ia ingin membeli robot besar, entah kapan keinginan dia membeli mainan robot itu, saya pun menjelaskan apabila keinginan afkar bisa di tunda nanti karena mobil baru saja masih ada kenaoa harus membeli yang baru. Setelah afkar cukup paham bahwa keinginannya bisa ditunda dan tidak meminta kembali untuk membeli barang mainan baru, afkar pun bermain mobil-mobilan punya ahnaf, memang mainan ahnaf tetapi afkar selalu menjadi nomer pertama untuk mencobanya, tak apa lah karena harus belajar berbagi dan bermain bersama adik selama itu masih dalam tahap wajar. Belajar memahami keinginan dan kebutuhan anak memang harus kita pahami dan kita terapkan sejak dini, belajar menerapkan komunikadi produktif kembali, belajar irit, menabung dan menyisihkan uang, dan belajar menghargai sebuah uang. Afkar mesti belaja...

Day 6, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial Sejak Dini Pada Anak part.6 Masih seputar konsep rezeki dan menabung ,tetapi kali ini soal pengeluaran dari uang tabungan afkar. Karena hari ini ialah hari terakhir kita tinggal di rumah sepupu Afkar (Cikampek),kita sekeluarga menyempatkan jalan-jalan keliling Cikampek juga mengunjungi Toko Mainan Anak. Godaan yang begitu amat besar bagi kita sebagai orangtua jika anak-anak nya melihat banyak mainan yang terpangpang di dalam Toko, tak kuasa rasa kasihan apabila anak ingin membeli mainan yang tak sesuai budget. Toko mainan ialah surganya bagi anak-anak.  Sebelum berangkat ke Toko mainan afkar sempat ingin membeli Mobil remot control, entah karena melihat temannya bermain mobil remot jadi ingin juga memiliki nya. Pada saat tetiba di toko mainan dan melihat-lihat mobil remot memang harganya sangat mahal da juga memang untuk usia diatas 6 tahun . Keinginan afkar pun kandas ditengah jalan karena belum boleh dan tidak dianjurkan untuk anak usia dini yang akhi...

Day 5, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial Sejak Dini pada Anak part.5 Alhamdulillah setelah konsep rezeki di empat hari kemaren , kini afkar belajar menabung lagi . Kenapa belajar bernabung lagi? soalnya tahun lalu afkar sangat gemar bernabung, ketika melihat uang receh logam pasti ia buru-biru langsung menyimpan uangnya kedalam celengannya, dan kini afkar jarang banget menabung uang receh logam di celengannya. Konsep menabung sejak dini,atau menyisihkan sebagian uang jajan atau pemberian dari orangtua juga pemberian kakek nenek nya. Dari mulai menabung sejak dini,  afkar bisa menyimpan uang pemberiannya tanpa meminta uang untuk pengeluaran seperti jajan atau membeli barang yang belum tentu menjadi sebuah kebutuhannya. Konsep menabung sejak dini akan membantu keinginan afkar untuk membeli sesuatu dengan cara menabung atau menyisihkan sebagian rezeki yang didapat dan disimpan juga dikumpulkan, jika setelah terkumpul semua uang maka bisa dibelanjakan. Berbicara soal jajan, afkar termasuk anak yan...

Day 4, Bunsay Level 8

Kecerdasan Finansial Sejak Dini Pada Anak part.4 Bersilaturahim mendatangkan Rezeki kepada kita Menjalin Silaturahim merupakan salah satu cara mewujudkan ukhuwah islamiyah,mulai dari datang berkunjung ke rumah keluarga atau teman, bertegur sapa atau menjalin komunikasi , merupakan salah satu bentuk menyambung silaturahim.  sebagaimana hadist Abu Hurairah r.a yang artinya; " Barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaklah ia memuliakan tamu nya dan barangsiapa ia yang beriman Kepada Allah dan hari akhir, maka ia menyambung hubungan dan silatirahmi ." (H.R Abu Hurairah r.a) Hari ke empat masih seputar konsep rezeki, dimana pada saat kita mempersiapkan keberangkatan ke kota Cikampek dikarenakan kita akan berkunjung dan bersilaturahim ke rumah kakak ipar atau wawa/uwa nya afkar. Pengenalan konsep rezeki kali ini bahwa kita bersilaturahim saja , maka Allah SWT akan melancarkan dan mendatangkan rezeki kepada kita. Persiapan dimulai dari mengemas pakaian,...

Day 3, Bunsay Level 8

Mendidik Kecerdasan Finansial Anak Sejak Dini part.3 Berbicara tentang Uang, bagi anak seusia afkar yang belum memahami nilai nominal besar kecilnya jumlah setiap mata uang, ataupun dari jenis uang dengan bahan logam maupun kertas. Afkar belum bisa membedakan mana uang kertas dengan nominal dari kecil maupun besar, sedangkan uang receh ataupun dari bahan logam afkar tahu kalo uang dari bahan logam selalu afkar masukkan kedalam celengan agar ditabung. Belajar mulai dari membedakan nilai nominal uang logam dan uang kertas, ini merupakan suatu hal Pelajaran yang mungkin rumit bagi anak seudia afkar karena tidak akan satu hari bisa dan tahu ataupun membedakan jenis nominal yang berbeda. Pengajaran secara bertahap mulai dari uang jenis logam terlebih dahulu, walaupun afkar hanya tahu uang 500 dan 1000, tetapi selain itu masih ada jenis nominal yang berbeda. Semangat membersamai afkar. #tantangan10hari #level8 #KuliahBunsayIIP #RezekiItuPastiKemuliaanYangDicari #CerdasFinansia...

Day 2, Bunsay Level 8

Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini part 2 Pengenalan Konsep Rezeki sejak dini sesuai pemahaman afkar hari ini ialah, ketika afkar mendapatkan uang Rp. 50.000,- dari kakek nya. Afkar pun menerima nya tanpa berpikir jumlah nominal uang yang ia terima. Setelah menerima uang dari kakeknya,tak lupa saya mengingatkan afkar untuk mengucapkan terimakasih kepada kakeknya, ucapan rasa syukur dan Hamdallah , menjelaskan uang yang diterima afkar hari ini merupakan rezeki dari Allah SWT melalui perantara kakeknya. Afkar menerima dengan rasa senang uang yang ia terima, dan saya pun menawarkan apakah uang yang ia terima untuk di simpan dan ditabungkan di saya, kebetulan uang afkar saya simpan kedalam sebuah amplop berwarna biru, Afkar pun memintanya agar uang yang diberi kakeknya untuk disimpan di saya. Alhamdulillah selama ini afkar tidak pernah untuk meminta jajan. Pengalaman hari ini bukan hanya tentang mengenalkan proses Rezeki, pembelajaran menabung dan mengenalkan jumlah nomina...

Day 1,Game Kelas Bunsay Level 8

Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini Alhamdulillah di game tantangan ke 8 ini tentang kecerdasan Finansial, konsep pertama yang saya kenalkan kepada afkar ialah tentang Rezeki, pemahaman untuk afkar sendiri tentang Rezeki ialah suatu pemberian dari Allah SWT, Rezeki bukan hanya tentang sebuah uang/gaji dari pihak orangtua , tetapi bisa berupa makanan, kesehatan, seorang anak atau adik baru, pekerjaan dan masih banyak lagi.   Rezeki itu pasti dan Kemulian yang harus di cari seperti kutipan ibu Septi , setelah afkar tahu tentang konsep rezeki itu seperti apa sesuai pemahaman hal nya anak kecil, maka kedepannya saya bisa mengenalkan dan menjelaskan tentang mafaat menabung, membedakan kebutuhan dan keinginan, memanjement pemasukan dan pengeluaran uang jajan sesuai budget yang diberi, mengenalkan berdagang sesuai ajaran rasul sejak kecil berdagang dan masih banyak lagi PR saya sebagai seorang ibu.   Seperti cerita hari ini ketika saya mencoba mengeluarkan seisi amplop y...