Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Day 1, Game Kelas Bunsay Level 2

MELATIH KEMANDIRIAN ANAK ONE WEEK ONE SKILL DAY 1, GAME TANTANGAN LEVEL 2 KELAS BUNDA SAYANG INSTITUT IBU PROFESIONAL IIP JABAR BATCH #3 Asri Dewi Suprianti     Alhamdulillah hari ini adalah hari pertama game tantangan pertama Melatih Kemandirian Anak.. Kali ini saya akan memilih Afkar sebagai Partner game tantangan kemandirian. Kenapa saya memilih Afkar? karena di usia 3,5 tahun afkar harus terus dipupuk agak selalu mandiri, Alhamdulillah sedari umur 2 tahun saya telah mencoba melatih kemandirian afkar dan telah menjadi kebiasaan afkar dalam memakai baju dan celana sendiri (walaupun masih dibantu dari awal dalam memakai baju kaos), Memakai sandal dan sepatu sendiri, Sikat Gigi sendiri tanpa di suruh, Membereskan Mainan Sendiri, telah Lulus Toilet Training tanpa pipis di malam hari (sudah bisa membedakan pipis dan pup tanpa mengompol di celana dan tanpa ngompol di malam hari), Membuang sampah, Minum Susu di gelas dan membuat susu sendiri, Menyap...

Aliran Rasa Komunikasi Produktif

Aliran Rasa Komunikasi Produktif Alhamdulillah 10 hari saya selesai mengikuti game tangtangan 10 hari komunikasi produktif kepada anak saya afkar (3 tahun 6 bulan) dan Alhamdulillah telah mendapatkan Badge “You Are Excellent” yang akan menjadi penyemangat saya untuk lebih semangat lagi menjalaninya. Proses tidak akan menghianati Hasil yang kini terasa oleh diri sendiri, membuat mata hati dan pikiran saya terbuka selama ini bahwa 3 tahun kemaren saya telah gagal dan salah dalam komunikasi produktif kepada anak dan suami saya, Alhamdulillah setelah mengenal Institut Ibu Profesional sampai tahap Kelas Bunda Sayang kini Hari-hari yang telah kami lewati bersama alhamdulillah terlewati membersamai afkar yang masih sangat membutuhkan perhatian dan kasih sayang yang lebih dari ummi nya agar keinginan dan tantrum nya bisa teratasi.    Sebelum Komunikasi produktif kepada anak, terlebih dahulu saya sebagai seorang ibu dan diri saya sendiri harus mengubah mindset, men...

Day 10, Game Kelas Bunsay Level 1

Aku dan si Tantrum  Alhamdulillah sampai di akhir game tangtangan 10 hari komunikasi produktif. Masih seputar tantrum afkar, dan setelah saya amati ternyata tiada hari tanpa tantrum dan cari perhatian afkar kepada umminya. Cerita di pagi hari ini ialah ketika afkar sedang sakit flu batuk dan hanya bisa terdiam di rumah. Sementara temannya memanggil afkar diluar rumah untuk mengajak bermain dirumahnya, dan saya mencoba agar afkar tidak main untuk hari ini karena sakit dan ditakutkan menularkan penyakit ke temannya , alhasil afkar pun menangis dan mulai tantrum. Apa yang harus saya lakukan? sementara ahnaf sedang saya gendong dan afkar menangis sejadi-jadinya.. next dialog; Afkar : “mau maiiin iiiihhhh mau maiiiin” (sambil menangis sejadi-jadinya) Ummi : “main dirumah aja ya sama ummi, kakak nya lagi sakit nanti nular ketemennya kasian”. (mencoba tetap tenang) Afkar : “bukain pintunya mi, mau maiiiin) (masih menangis sambil tarik-tarik tangan ummi) Ummi : “...

Day 9, Game Kelas Bunsay Level 1

Aku Masih Ingin Bermain Cerita diawali pada pagi hari ini ketika afkar bermain ke rumah temannya seperti biasa inisiatif sendiri bermain ke rumah temannya tanpa didampingi atau diantar ummi atau aki nya (berhubung setiap jumat akinya libur dari kantor jadi bisa menemani afkar dirumah). next dialog; Afkar : “aki, ummi kakak main dulu ya diluar” (ngomong pas udah keluar dan pergi begitu saja tanpa pamitan langsung) Ummi : “kakak mau kemana?sini mandi dulu” (sambil ngomong dan afkar udah begitu saja pergi)  Setelah lama bermain, menurut aki nya afkar kalo udah main ke rumah tetangga susah banget kalo diajak pulang, dan itu mulai jadi kebiasaan afkar kalo asyik bermain susah diajak pulang. Jam 10.30 saya mencoba menjemput afkar ke rumah temannya, karena aki nya afkar gak mau jemput dan ahnaf pun sementara saya titip ke aki nya afkar. next dialog; Ummi : “Assalamuallaikum,  bapak ibu punteun ini mau jemput afkar” Bapak tetangga : “oh iya mangga neng masuk” ...

Day 8, Game Kelas Bunsay Level 1

Aku Ingin Ikut Enin ke Kantor      Cerita di pagi hari ini, setelah afkar bangun tidur dan lekas beranjak untuk mandi di pagi hari karena waktu pagi dimana aki, enin dan ateu nya afkar berangkat ke kantor dan sementara afkar pun ingin ikut ke kantor enin nya di suatu madrasah aliyah negeri. Loh kok tumben banget pikirku, pagi-pagi udah mandi dan ingin ikut enin nya ke kantor, mungkin afkar merasa jenuh karena di rumah pun hanya bersama ummi dan ahnaf. Setelah afkar mandi dan sudah memakai baju lengkap, saya pun bertanya; Ummi  : “masyaallah sholehnya ummi udah rapih, mau kemana kak?” Afkar : “akak mau ikut enin ke sekolah mi” Ummi : “iya boleh sok sayang” Afkar : “Salim dulu mi”  (masyallah barakallah afkar, kalo afkar mau berangkat dan kalo ketemu orang ,alhamdulillah afkar sudah terbiasa untuk meminta salam dan sun tangan). Ummi : “iya kak, di sekolah enin yang baik ya kak”. Afkar : “iya mi, dadah” Setelah melihat afkar dengan sopan...

Day 7, Game Kelas Bunsay Level 1

Komunikasi yang Berbeda antara didikan Ummi-Abii dan Kakek-Nenek Afkar    Setelah mengenal Komunikasi produktif di kelas bunda sayang dan mulai saya terapkan kepada afkar yang sudah hampir 7 hari ini. Tetapi ada saja kendalanya, berhubung setelah melahirkan ahnaf, saya tinggal di rumah orangtua dan afkar setiap hari tak luput bersama nenek kakek dan tanteu nya, jadi komunikasi kita yang berbeda-beda dan didikan pun berbeda.    Mengenal seputar tantrum afkar. Setelah saya amati Afkar mempunyai dua tipe tantrum yang berbeda, pertama tantrum yang terkendali atau bisa diatasi umminya, dengan kata lain tantrumnya bisa diatasi tanpa nangis dan ngambek yang berkepanjangan, kedua tantrum yang tidak bisa diatasi dengan nangis dan ngambek yang lama (sambil pukul-pukul dan teriakan) ini apabila ketika bersama nenek kakek dan tanteunya, jadi lebih manja dan susah diajak kompromi .  Selama ini saya mencoba agar komunikasi produktif yang saya terapkan kep...

Day 6, Game Kelas Bunsay Level 1

Kuwaci Mengalihkan Tantrum ku    Sebelum cerita , saya jelaskan terlebih dahulu tentang Tantrum, “Apa itu Tantrum?” . Temper Tantrum atau Tantrum (Ngambek) ialah Usaha anak untuk mengespresikan suatu kebutuhan atau keinginan yang tidak terpenuhi, jadi apabila keinginan anak tidak terpenuhi, maka hanya bisa mengekspresikannya dengan cara ngambek, menangis, pukul-pukul dan sebagainya. Apabila Afkar tantrum , bisa-bisa dia teriak, nangis kenceng dan sampai pukul-pukul (entah niru siapa afkar begitu akhir-akhir ini).     Cerita di awali pada siang hari ini, ketika tamu keluarga datang berkunjung ke rumah untuk menjenguk Ahnaf. Ketika tamu berpamitan untuk pulang dan sementara afkar dengan keukeuh nya ingin ikut juga, mulailah masa tantrum nya datang Afkar pun menangis dan teriak ingin ikut. next dialogue.. Afkar : “mau ikut..mau ikut” (menangis sambil teriak) Ummi : “tuh kak dadah dulu..” (afkar sambil duduk di pangkuan saya) *afka...

Day 5, Game Kelas Bunsay Level 1

Aku Ingin Belajar Sambil Bermain Bersama Ummi      Setelah hampir 3 bulan ini saya jarang sekali menemani afkar dalam setiap aktifitas atau kegiatan belajar nya di rumah, karena tiga bulan kemarin saya lebih fokus kepada kesehatan, fokus sebelum dan setelah melahirkan, fokus mengurus ahnaf dan masa pemulihan paska melahirkan. Selama 3 bulan terakhir ini afkar jadi sering main game di gadget, nonton kartun di laptop / televisi, dan bermain dengan kehendaknya sendiri. Saya merasa bersalah dari 3 bulan kemarin, karena kurangnya perhatian untuk kegiatan dan aktifitas belajar di rumah yang selama ini jadi favorit afkar yang 3 bulan kemarin terabaikan.      Kegiatan dan aktifitas belajar sambil bermain di rumah yang menjadi favorit afkar ialah kegiatan Montessori di rumah (cek IG @ummiafkar), afkar paling suka menyusun pink tower, membongkar pasang puzzle hijaiyah, sensory play, practical life, minta dibacakan buku cerita dan masih banyak lagi kegiat...

Day 4, Game Kelas Bunsay Level 1

Abii aku Merindukanmu    Jarak Memisahkan kita, afkar ummi dan ahnaf yang kini tinggal di kota Garut harus berpisah bersama abii (LDM - Long Distance Marriage) dikarenakan Abii afkar yang saat ini sedang melanjutkan jenjang perkuliahan Pascasarjana di Kota Solo, Jawa Tengah. Alhamdulillah Afkar mengerti jika abii tidak bersamanya di setiap waktu, setiap hari bahkan setiap minggu tidak bertemu abiinya sudah terbiasa seiring berjalannya waktu.    Afkar memang sangat dekat dengan abii nya, ketika bersama mereka sangat kompak dan selalu happy setiap harinya, kini hanya video call dan telpon yang bisa mengobati rasa rindu afkar terhadap abii nya. Hari demi hari tak luput dari pertanyaan afkar yang selalu menanyakan kapan abiinya pulang dan kapan afkar bersama ummi dan ahnaf bisa pulang ke solo bertemu dengan abii.    Diawali cerita di hari ini, kebetulan setiap weekend jadwal abiinya afkar pulang tapi dikarenakan abiinya belum bis...

Day 3, Game Kelas Bunsay Level 1

Cerita Buah hatiku Afkar sayang Ahnaf   Afkar (3 tahun 5 bulan) dan Ahnaf (3 minggu), Alhamdulillah afkar telah menjadi seorang kakak yang sangat sayang kepada adiknya Ahnaf, Afkar memanggil Ahnaf dengan sebutan “dede bayi”. Selama Ahnaf di dalam kandungan, afkar selalu ingin tahu dan ingin merasakan kondisi dan gerakan adik nya *selalu pengen pegang perut, ngelus-ngelus dan cium perut umminya pas sedang hamil* dan setelah ahnaf lahir  yang sekarang berusia 3 minggu ini, alhamdulillah untuk saat ini tidak ada rasa kecemburuannya terhadap adiknya, setiap waktu jika umminya selalu bersama adiknya, afkar mengerti bahwa adiknya tidak bisa terlepas dari umminya, dan ketika saya tidak bersama ahnaf , afkar selalu bertanya “de bayi kemana mi?, de bayi gak nangis mi?, de bayi masih bobo mi?, de bayi gak ee mi?” (selalu saja cerewet dan ingin tahu kondisi dan keadaan ahnaf). Masyaallah Barakallah afkar ahnaf sayang.  Diawali Cerita Di Pagi ini ketika ahnaf dan s...