Cerita Buah hatiku Afkar sayang Ahnaf
Afkar (3 tahun 5 bulan) dan Ahnaf (3 minggu), Alhamdulillah afkar telah menjadi seorang kakak yang sangat sayang kepada adiknya Ahnaf, Afkar memanggil Ahnaf dengan sebutan “dede bayi”. Selama Ahnaf di dalam kandungan, afkar selalu ingin tahu dan ingin merasakan kondisi dan gerakan adik nya *selalu pengen pegang perut, ngelus-ngelus dan cium perut umminya pas sedang hamil* dan setelah ahnaf lahir yang sekarang berusia 3 minggu ini, alhamdulillah untuk saat ini tidak ada rasa kecemburuannya terhadap adiknya, setiap waktu jika umminya selalu bersama adiknya, afkar mengerti bahwa adiknya tidak bisa terlepas dari umminya, dan ketika saya tidak bersama ahnaf , afkar selalu bertanya “de bayi kemana mi?, de bayi gak nangis mi?, de bayi masih bobo mi?, de bayi gak ee mi?” (selalu saja cerewet dan ingin tahu kondisi dan keadaan ahnaf). Masyaallah Barakallah afkar ahnaf sayang.
Diawali Cerita Di Pagi ini ketika ahnaf dan saya sedang berjemur dibawah terik matahari, afkar pun ikut berjemur sambil bermain sendirian di luar rumah. Pada saat itu ketika saya dan ahnaf berjemur, saya lupa menyimpan pakaian ahnaf di teras luar dekat rumah tetangga dan karena saya sedang mengendong ahnaf tangan saya terbatas untuk mengambilnya, akhirnya saya pun meminta afkar untuk membawakan pakaian ahnaf yang masih tertinggal. next dialog ;
Ummi : “kak punteun, boleh minta tolong ambilin baju dede di sana kak, ummi lupa”
(sambil menunjuk tempat dimana pakaian ahnaf tertinggal di teras tetangga)
Afkar : “oke siap bos, yang ini mi?”
(afkar sambil membawa pakaian ahnaf dan terjatuh ke bawah lantai, eh keinjek kaki afkar yang pada saat itu sedang menggunakan sandal)
*pikirku pagi-pagi udah buat emosi aja, sabar-sabar.. lagian baju kotor bisa di cuci, mencoba menahan emosi dan tetap ramah jaga intonasi suara*
Ummi : “oops, itu jatuh kak .. punteun ambilin yanx”
Afkar : “ini mi mohon ”
(sambil bawa tengtengan bajunya yang udah kotor , kata “mohon” yang afkar maksud ialah mohon maaf tapi afkar sudah terbiasa cuman kata mohonnya aja, dan kata maaf nya selalu lupa dia bicarakan..).
Ummi : “makasih kak”
“kakak masuk ke dalam rumah yuk, sinar matahari udah semakin panas, dede udahan jemur nya.”
Afkar : “yuk”
Setelah berjemur di luar, kami berkumpul di ruang tamu yang pada saat itu ummi duduk bersama ahnaf, dan afkar langsung menghampiri ummi dan ahnaf sambil afkar bertanya kepada saya ketika ahnaf yang lagi tiduran di kursi.
Afkar : “mi, dede bayi gak nangis mi?”
(afkar bertanya sambil memegang tangan ahnaf)
Ummi : “engak kak, ini dedenya lagi boboan di kursi.”
(yang saat itu ahnaf sedang tiduran di atas kursi karena masih usia 3 minggu)
Afkar : “mi dede bayi di perut ummi gak nendang-nendang?”
(sambil pegang perut terus di elus-elus perut umminya)
Lucu banget deh pas afkar bertanya kaya gitu, hahaha .. kok bisa gitu ya nanya seperti itu , pedahal kan dedenya udah hampir 3 minggu berada di sisi afkar.. umminya pun bingung mau jawab gimana, yang pasti pilih kata-kata yang buat afkar mengerti dan paham. next..ini jawabannya..
Ummi : “ini dede bayi kakak ,dede nya kan udah lahir / udah keluar dari dalam perut ummi waktu kita di klinik ibu bidan itu kak, jadi di perut ummi udah engak ada dede bayi lagi kak.”
(sambil ummi menunjuk ahnaf).
Afkar : “oh iya mi”
(sambil nyium ahnaf)
Ummi : “iya kak”
“kakak sayang dede ya”
Afkar : “akak sayang dede, sayang ummi”
(sambil peluk dan cium ummi dan dede ahnaf)
Ummi : “Makasih kak, ummi dede sayang kakak”
Alhamdulillah hari ini afkar tidak tantrum ke ummi nya , setelah saya amati afkar selalu sering “peluk ummi dan adiknya sambil bilang (akak sayang ummi,sayang dede - sambil cium juga), so sweet banget sih. Jadi yang di butuhkan selama ini adalah kebersamaan antara ummi, ahnaf dan afkar juga kasih sayang dan perhatiannya kepada adik dan umminya (Apalagi dengan kondisi ummi dan Abii nya yang jarak memisahkan kita karena Long Distance Marriage).
Kesimpulan Komunikasi Produktif hari ke 3 ini : saya bisa lebih bersabar menahan amarah, emosi, dan memberikan perhatian yang lebih untuk afkar . Selama afkar terpenuhi kasih sayang dan perhatiannya, alhamdulillah tantrum ke ummi nya pun bisa terkendali. Hari ini juga saya bisa menerapkan materi Komunikasi Produktif dengan menggunakan kalimat tunggal (KISS - Keep Information Short and Simple), dan insyaallah selalu diterapkan rumus 7-38-55. next PR besok nya masih ada lagi komunikasi produktif yang harus saya terapkan kepada afkar.
by. ummiafkar
Asri Dewi Suprianti (Sabtu, 04 November 2017)
Game Tangtangan 10 Hari Komunikasi Produktif - Kelas Bunsay Batch#3
Institut Ibu Profesional
#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Asri Dewi Suprianti (Sabtu, 04 November 2017)
Game Tangtangan 10 Hari Komunikasi Produktif - Kelas Bunsay Batch#3
Institut Ibu Profesional
#hari3
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip

Komentar
Posting Komentar