Kelas Martikulasi batch#4
Institut Ibu Profesional Garut
Asri Dewi Suprianti_NHW#5
_NICE HOMEWORK #5_
📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝 (Learning How to Learn)
Setelah malam ini kita mempelajari tentang “Learning How to Learn” maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.
Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.
Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.
Bukan hasil sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.
Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/
📝 *BELAJAR BAGAIMANA CARANYA BELAJAR*📝 (Learning How to Learn)
Setelah malam ini kita mempelajari tentang “Learning How to Learn” maka kali ini kita akan praktek membuat *Design Pembelajaran* ala kita.
Kami tidak akan memandu banyak, mulailah mempraktekkan "learning how to learn" dalam membuat NHW #5.
Munculkan rasa ingin tahu bunda semua tentang apa itu design pembelajaran.
Bukan hasil sempurna yg kami harapkan, melainkan "proses" anda dalam mengerjakan NHW #5 ini yg perlu anda share kan ke teman-teman yg lain.
Selamat Berpikir, dan selamat menemukan hal baru dari proses belajar anda di NHW #5 ini.
Salam Ibu Profesional,
/Tim Matrikulasi IIP/
Assalamu’aalaikum wr, wb.
Alhamdulillah NHW#5 tentang “Learning How Learning” , mengutip tentang materi kemaren “Suatu pelajaran yang menurut kita berat jika dilakukan dengan senang hati maka pelajaran yang berat akan terasa ringan, pelajaran yang ringan atau mudah jika dilakukan dengan terpaksa maka akan terasa berat atau sulit. Jadi suka atau tidaknya kita pada suatu pelajaran itu bukan bergantung pada berat atau ringannya suatu pelajaran. Lebih kepada rasa.” Kutipan dari materi kemarin ini membuka mata hati saya bahwa pelajaran yang kita dapat dengan suatu Rasa yang ada dalam diri saya dan akan bermanfaat bagi diri sendiri dan orang lain seiringnya waktu jika kita sendiri mempunyai keinginan yang besar dan tekad yang kuat dalam menuntut ilmu “Karena ILMU itu adalah prasyarat untuk sebuah AMAL, maka ADAB adalah hal yang paling didahulukan sebelum ILMU .ADAB adalah pembuka pintu ilmu bagi yang ingin mencarinya” seperti kutipan pada materi martikulasi sesi satu.
Pada NHW#5 ini “Belajar bagaimana caranya belajar” , saya membuat beberapa poin yang mengacu kepada proses pembelajaran saya di saat pembelajaran masa lalu saya, pembelajaran masa sekarang saya, dan pembelajaran masa depan saya.
- Pembelajaran Masa Lalu
Saya menitih pendidikan mulai masuk Taman kanak-kanak (TK) dari usia 4 tahun selama 1 tahun, jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI/SD) dari usia 5 tahun-10 tahun, jenjang SMP dari usia 11 tahun-13 tahun, jenjang Madrasah Aliya (MA/SMA) dari usia 14 tahun-16 tahun, Jenjang Perkuliahan Diploma III Keperawatan gigi dari usia 17 tahun-19 tahun.
Cara belajar saya termasuk kedalam Gaya visual, gaya belajar ini lebih memfokuskan penglihatan untuk mengerti dan memahami pelajaran ataupun informasi yang disampaikan dan cenderung menggunakan gambar-gambar, grafik, diagram, ataupun video untuk membuat otak mampu menangkap pelajaran lebih cepat. Cara belajar saya termasuk kedalam ciri-ciri gaya belajar visual seperti Lebih mudah mengingat sesuatu dengan melihat dari pada mendengarnya, Sulit untuk menerima instruksi verbal kecuali ditulis, seringkali meminta orang lain untuk mengulang apa yang diucapkan, Mencatat sesuatu sedetail mungkin, tidak mudah terganggu dengan keramaian di sekitar, Membuat gambar untuk mempermudah menghafal materi, Cenderung mementingkan penampilan dan pakaian.
Dilihat dari sudut pandang umur masih muda telah memasuki TK,MI,SMP,SMA sampai perkuliahan , tetapi mungkin ini karena orangtua saya yang melihat potensi belajar saya ketika kecil (bisa menulis dan membaca di usia 4 tahun) sampai beranjak remaja yang haus akan pelajaran,dan dituntut untuk melaksanakan kegiatan pelajaran di usia muda. Pengalaman saya tentang belajar dari masa kemasa alhamdulillah bisa menyesuaikan sesuai dengan pembelajaran dimasa sekolah, saya bukan termasuk yang selalu menjadi juara kelas, dengan saya bisa mengikuti pembelajaran dari usia muda. alhamdulillah dari masa ke masa persekolahan sampai perkuliahan saya bisa mengikutinya sampai lulus. Yang menjadi pedoman saya bahwa pada materi ke 3 “Membangun peradaban di rumah” ORANG YANG BELUM SELESAI DENGAN MASA LALUNYA , AKAN MENYISAKAN BANYAK LUKA KETIKA MENDIDIK ANAKNYA KELAK . Jadi bahan pembelajaran dari masa lalu saya menjadi nilai evaluasi untuk proses pendidikan anak saya dan untuk kegiatan sekolah pada umur masih sangat muda disaat anak-anak masih ingin bermain ini menjadi bahan pelajaran ,saya tidak akan membuat anak saya sekolah diumur segitu dan tidak akan terulang kembali pada proses pendidikan anak saya karena sesuai materi kemaren “mendidik anak dengan kekuatan fitrah” bahwa _Apa yang harus dipelajari anak-anak kita_, bukan pada _Untuk apa anak-anak mempelajari hal tersebut_.
- Pembelajaran Masa Sekarang
Alhamdulillah saya belajar banyak dan mendapatkan ilmu parenting dari kelas martikulasi , setiap Nice Homework yang diberikan fasilitator sangat bermanfaat dari setiap NHW saling berkaitan dalam proses pembelajaran kedepannya. Dengan keinginan saya belajar “Ilmu Parenting” sesuai dengan NHW#1 saya mudah-mudahan terelisasikan dengan saya konsisten dan komitmen. “SEMAKIN KITA GIAT MENUNTUT ILMU, SEMAKIN DEKAT KITA KEPADA SUMBER DARI SEGALA SUMBER ILMU, YAITU “DIA” YANG MAHA MEMILIKI ILMU” saya bisa belajar mencari sumber ilmu dari media online, buku parenting, seminar parenting, kajian islami dan sharing dengan keluarga ataupun teman , karena dari berbagai cerita pengalaman seorang teman dan keluarga akan menjadi nilai evaluasi saya sendiri untuk memilah memilih mana yang baik dan yang harus dilakukan dalam proses pendidikan anak saya.
- Pembelajaran Masa Depan
Mudah-mudahan dari setiap perkuliahan Bunda Sayang-Bunda Cekatan-Bunda Produktif-Bunda Sholehah. saya bisa mengikuti tahap demi tahap, sampai tuntas sesuai milestone dari NHW#4 kemaren, mulai dari membuat Table Checklist Indikator Profesionalisme Seseorang yang telah terealisirnya di NHW#2 kemaren. “Konsistensi kita terhadap sebuah komitmen yang indikatornya kita susun sendiri, akan menjadi pondasi kita dalam menyusun “DEEP HABIT” yaitu kebiasaan-kebiasaan yang dibangun secara terus menerus untuk mendukung aktivitas yang membutuhkan fokus, ketajaman berpikir dan benar-benar krusial untuk hidup kita.”
Begitu banyak kutipan dari Materi martikulasi dan review dari NHW selama ini yang membuat saya semangat untuk menjalankan pembelajaran Ilmu parenting ini, tidak hanya dari materi nya tetapi di praktekkan dikehidupan saya.
Berpikir soal Desain Pembelajaran saya mengutip tentang Teori ADDIE Model (Analysis, Design, Develop, Implement, Evaluate) , sumber Supriyatno, 2009 . Model-model belajar dan pembelajaran.
- Analysis (analisis)
- Design (perancangan)
- Development (pengembangan)
- Implement (eksekusi)
- Evaluate (evaluasi/umpan balik)
Analysis
|
Design
|
Development
|
Implement
|
Evaluate
|
apa yang akan dipelajari ⬇
Ilmu Parenting
|
membuat rancangan (blue-print) ⬇
lihat di NHW#1 , NHW #2 , NHW #3 , NHW #4
|
Proses pengembangan mewujudkan (blue-print) ⬇
Cheklist Indikator Profesionalisme seseorang NHW#2 dan NHW#3 dan NHW#4
|
Langkah nyata menerapkan sistem implementasi (eksekusi) ⬇
Menerapkan desain diatas yang telah dibuat .
NHW#1 , NHW #2 , NHW #3 , NHW #4
|
Evaluasi formatif ⬇
sumber materi , fasilitator, inspirator
|
needs assassment (analisis kebutuhan) ⬇
Membutuhkan Sumber ilmu (Online dan Offline)
|
Tahap design SMAR (spesifik, measurable, applicable,realistic) ⬇
NHW#1 , NHW #2 , NHW #3 , NHW #4
➡Bunda sayang
➡Bunda cekatan
➡Bunda produktif
➡Bunda Sholehah
|
Uji Coba sebelum di implementasikan ⬇
-Sebagai seorang individu
-sebagai seorang istri
-sebagai seorang ibu
✅ NHW#2
|
➡NHW #1 Adab menuntut ilmu ✅
➡NHW #2 Menjadi ibu profesional kebanggan keluarga ✅
➡NHW #3 Membangun Peradaban dari dalam rumah✅
➡NHW #4 Mendidik dengan kekuatan fitrah ✅
|
Evaluasi kelompok kecil ⬇
komunitas IIP, indonesia montessori, keluarga,teman dan tetangga
|
mengidentifikasi masalah (kebutuhan) ⬇
Online ➡ Jejaring sosial - website (artikel) - sumber ilmu (e-book ,jurnal, youtube) - kelas martikulasi IIP (mengikuti materi dan NHW) - situs blog.
Offline ➡ tatap muka (kopdar, sharing) - seminar parenting - sumber ilmu ( al-qur’an, buku parenting , majalah, koran) - kajian islami tentang parenting
|
Menentukan Strategi Pembelajaran ⬇
(expositions, discovery learning or group, individual learning) dari NHW#1 , NHW #2 , NHW #3 , NHW #4
Metode Pembelajaran ➡(diskusi, ceramah, simulasi dsb)
Teknik dan taktik pembelajaran ⬇ (spesifik, individual, unik)
|
Evaluasi formatif kepada para ahli ⬇
hasil review setiap NHW , arahan dan masukan fasilitator bisa di lihat di
NHW#4
harus lebih banyak sharing ilmu dengan komunitas dan mencari sumber ilmu sebanyak mungkin
|
Mengikuti perkuliahan
➡Bunda sayang
➡Bunda cekatan
➡Bunda produktif
➡Bunda Sholehah
dan melaksanakan ,menerapkan setiap ilmu-ilmu sesuai dengan milestone dan passion saya dalam mendidik anak dan menata rumah tangga
|
agen of a change - agen perubahan untuk diri sendiri, keluarga, kerabat, masyarakat
|
analisis tugas (task analysis)⬇
checklist indikator profesionalisme seseorang - NHW#2 dan NHW#4
|
Pertimbangkan Sumber-sumber pendukung ilmu ⬇ Komunitas parenting , kuliah offline, seminar parenting
|
➡NHW #1 Adab menuntut ilmu ✅
➡NHW #2 Menjadi ibu profesional kebanggan keluarga ✅
➡NHW #3 Membangun Peradaban dari dalam rumah✅
➡NHW #4 Mendidik dengan kekuatan fitrah ✅
|
mengikuti setiap masa perkuliahan institut ibu profesional, mengerjakan setiap NHW , mendidik anak sesuai fitrah, membangun peradaban di dalam rumah, sebagai agent of a change.
|
Konsisten dan Komitmen.
Fokus pada visi misi rumah tangga
dibutuhkan niat, tekad, usaha dan konsisten
niat lillahi ta’ala
|
Komentar
Posting Komentar