Afkar Rafif Al Hafidz adalah anak pertama saya yang lahir pada tanggal 25 Mei 2014.
Lahirnya anak pertama tanpa proses program kehamilan, Positif hamil saya sebulan setelah menikah, tanpa bisa disebutkan dengan kata2 dimana pada saat itu sedang menjadi mahasiswi keperawatan gigi tingkat akhir, proses hamil trimester pertama pun saya jalani sebagai mahasiswa dimana pada saat itu sedang Praktek Kerja Lapangan di sebuah RSUD dr.soekardjo Tasikmalaya, hari-hari pun saya jalani menjadi seorang perawat, teman-teman pun ada yang tidak suka bahkan cemburu karena saya sering jarang masuk karena proses kehamilan d trimester pertama yang sangat nano nano ditambah sedang hamil pertama dan suami saya seorang dosen saya sendiri . Setelah itu lanjut proses kehamilan trimester kedua yang pada saat itu sedang sibuk-sibuknya menyusun proposal sampai menyusun KTI . hari-haripun dijalani dengan campur aduk karena selain banyak tugas harus fokus KTI dan fokus kehamilan juga.
Setelah trimester pertama dan kedua dilalui..kini proses trimester ketiga yang mulai sidang proposal sampai sidang KTI yang tlah dilalui walaupun tidak bisa sempurna tetapi bisa selesai jg alhamdulillah dan pada saat itu seharusnya saya mulai PKL di suatu puskesmas di kota Ciamis yang begitu jauh dari rumah saya,tetapi karena timbul rasa stress di usoa kandungan 8 bln mulai deh tuh kontraksi palsu dan kontraksi sampai pembukaan 2, galau tak terhingga sehingga saya memutuskan untuk tidak mengikuti PKL di kota ciamis dan keputusan pun pulang ke rumah orangtua di garut untuk menanti kelahiran anak pertama, setelah sebulan tinggal di garut alhamdulillah afkar pun lahir dengan selamat dgn proses lahiran normal.
bagaimana proses lahiran anak pertama saya?
Dimulai dengan His Palsu selama satu bulan lamanya dan pada tanggal 23 mei kontraksi pun menjadi 2 jam sekali , mana pada saat itu dirumah orangtua tanpa adanya suami (karena harus kerja di tasik) dan bapak saya sedang dinas keluar kota juga (pangandaran, sampe minta dibeliin cumi krispy soalnya masih ngidam banget..haha) , sorenya pun suamiku pulang ke rumah dan pulang tanpa membawa mobil malah motor (karena dia pikir saya masih lama lahirannya jadi gak bawa mobil , si mobilnya di tasik, ada2 aja) eh jam 1 malam tanggal 24 mei udah mulai kerasa banget mules nya yang mulai dari 1 jam sekali trus lanjut sampe 30 menit sekali dengan teratur,sampe nangis kesakitan malem-malem sendirian pula tanpa ngebangunin pak suami dan cuma ditemanin mamah untungnya, lanjut jam 6 pagi cek ke bidan dan pemeriksaan VT katanya udah Pembukaan 1, masyaallah ternyata kontraksi kali ini bener2 mau lahiran (pikirku saat itu) , lanjut pagi nya dan siangnya disertai rasa mulas kontraksi yang kian waktu ssemakin sakit menjadi mulai dari mulas dibagian bawah pusar sampe punggung terasa sangat panas berasa mau patah (pada saat mulas kontraksi tak didampingi suami eum karena suami harus pulang ke tasik tuk bawa mobil dan sementara saya ditemenin bibi dan paman saya d rumah), sorepun suami ku pulang ke rumah dgn membawa mobil dan pada waktu itu pukul 4 sore kami pun periksa lagi ke bidan dan ternyata baru pembukaan 2,ya kita disuruh balik lagi ke rumah tuk istirahat, magribnya pun masih bisa makan cumi crispy yg dibawa bapak saya, nikmatnya masyaallah makan sambil mules2 seperti pengen ee dan mules mau haid (sumilangeun) plus punggung panas banget, setelah itu saya pun sambil jalan jongkok,naik turun tangga ditemani suami ..masyaallah mules kontraksi pun sudah hampir 5 menit sekali entar berapa kali saking sakit banget sampai tidak bisa berdiri cuman tiduran aja, kamipun datang ke klinik bidan lagi pukul 9 malam dan pas cek VT ternyata alhamdulillah sudah pembukaan 5, sayapun dosuruh tinggal dan istirahat dikamar bersalin sambil di rangsang colek2 udel (pusar) dan PD saya oleh mamah dan suami (kata bidan sih biar cepet nambah pembukaan dan kontraksi) .. masyaallah mulesnya semakin menjadi jadi sangat dahsyat pada pukul 10.30 malam cek pembukaan sudah pembukaan 8, dan saya sudah tidak bisa menahan air pipis bahkan jalanpun tidak kuat karena sangat sakit yang menjadi jadi. setelah masuk ruang bersalin nunggu lagi sampai pembukaan lengkap dan bidan senior pun belum kunjung datang,katanya kalo udah lengkap baru bu bidannya keluar (mulas plus mual dan sampai munta10.30akhirnya pukul 11.30 pembukaan tlah lengkap dan proses melahirkan dimulai , dan dimana pada saat itu ketika sedang mengejan yang ada saya gonta ganti posisi yang enak menurut saya, mules juga muntah-muntah juga (mana bau banget mntahan cumi,malu jadinya) suami dan mamah saya pun menemani saya di ruang bersalin sambil menguatkan saya bahwa saya bisa sambil berdoa dan berdzikir, masyaallah setelah beberapa kali mengejan akhirnya ketuban terpaksa harus disobek dan pemotongan parineum juga, pas mengejan terakhir kepala bayi keluar setengah, dan saya harus mengejan lagi sampai bidan pun menarik dan mengeluarkan anak saya (alhamdulillah pada pukul 01.07 malam rasa syukur anak yang sya tunggu akhirnya lahir juga).. setelah itu IMD ya tapi bentar amat ya cmn hitungan menit, bayi pun harus d bersihkan karena takut kedinginan pada saat malam itu dan saya pun harus segera mengeluarkan plasenta dan di jahit juga (duh paling sakit ini bener dijahit nyeri sangat, sampe kerasa banget jahitan tiap jahitan dan jarum yang menancab di kulit daging ini) .. Semantara afkar di adzani abii nya (suami saya) dan sayapun ditemani mamah saya, jam 2 malam pun terlewati dan sayapun kembali ke kamar buat istirahat dan bsoknya pulang pada siang hari, kebetulan afkar lahir pas weekend hari minggu lagi..hehe
masyaallah perjuangan seorang ibu ya..

Komentar
Posting Komentar