Aliran Rasa Game Bunsay Level 3
Meningkatkan Kecerdasan Anak
Alhamdulillah tidak terasa game kelas bunsay selama 10 hari selesai dan mendapatkan budget standar. Game level 3 ini begitu menurun semangat nya dan konsistennya dari game level sebelumnya, alhamdulillah bersyukur bisa selesei juga,yang penting tetap konsisten melatih kecerdasan anak dan menerapkan ilmu-ilmu di kelas bunda sayang. Tetap Konsisten dan Komitmen.. Semangat.
Selama Game Level 3 berlangsung, tak terasa afkar bisa melatih kecerdasannya sendiri, mulai dari melatih kecerdasan spiritual dengan kemauannya dia untuk beribadah dan mengingat dan takut kepada Allah SWT sebagai mahkluk dan Melatih kecerdasan emosi nya yang setiap hari ada saja dan saya anggap hal itu spele tak terasa bahwa afkar telah bisa dan itu merupakan suatu hal yang sangat membanggakan bagi kami,mulai dari afkar merasakan empati dan simpati kepada seseorang, selalu bertanggung jawab setiap hal yang dia lakukan, berani untuk mencoba sesuatu hal yang baru. Seperti yang diungkapkan oleh Stephen R. Covey,yaitu
”Taburlah gagasan, petiklah perbuatan, taburlah perbuatan, petiklah kebiasaan, taburlah kebiasaan, petiklah karakter, taburlah karakter, petiklah nasib.”
”Taburlah gagasan, petiklah perbuatan, taburlah perbuatan, petiklah kebiasaan, taburlah kebiasaan, petiklah karakter, taburlah karakter, petiklah nasib.”
Family proyek yang setiap hari nya sexara spontan kita melakukan suatu kegiatan bersama, mencoba hal dan sesuatu yang baru bagi afkar juga, kekurangan family project ini adalah tidak keikut sertaanya abii afkar dalam hal yang kita kerjakan,karena kita berjauhan (LDR), mudah-mudahan kedepannya kita sekeluarga bisa kompak dalam family proyek dan tahu mengenai kecerdasan anak ataupun karakter anak seperti apa. Aamiin.
Next planning kita dalam melatih kecerdasan Anak ialah, Mengenalkan Anak pada Agama dan Akidahnya, Mengamati Gaya Belajar Anak, Membangun kecerdasan emosi anak, Mendukung kemauan anak dalam berbagai jenis pembelajaran, Bonding sebagai waktu kita bersama, Family Forum sebagai bahan evaluasi dan masih banyak hal yang perlu kita asah dan gali lagi agar menjadi suatu keluarga yang sukses dalam mendidik anak. aamiin
Kutipan bu Septi Peny Wulandari, “Setiap anak membutuhkan pendekatan yang berbeda untuk berbagai masalah dan dalam perkembangan mereka, karena itulah menjadi orang tua adalah suatu proses pembelajaran yang tidak pernah berakhir”.
Asri Dewi Suprianti
#AliranRasa
#BunsayLevel3
#IIPBunsayBatch3

Komentar
Posting Komentar