Apa yang pertama kalian pikirkan setelah menikah di usia muda?
Jodoh, Rezeki, maut di tangan Allah SWT, tak terpikirkan oleh ku menikah diusia muda, kok bisa sih? kok mau sih menikah di usia muda? itu kuliahnya gimana? nanti setelah nikah kuliah nya masih dilanjut? calon suamimu udah punya rumah dia udah mapan? banyak sekali pertanyaan dari orang-orang yang merasa heran dan aneh nikah di usia muda, bukan menjadi alasan karena mengikuti trend masa kini nikah di usia muda ataupun kebobolan hamil di luar nikah *na'udzubillahhimindzalik . Alhamdulillah Allah SWT merencanakan sesuatu yang indah buat saya di usia muda ini , ya saya diberi kepercayaan untuk bisa menikah di usia muda (enteng jodoh) agar terhindar dari maksiat, orang jaman sekarang astagfirullah dari pergaulannya menjurus hal negatif seperti pacaran, saya dan suami semasa sebelum menikah tidak ada yang namanya pacaran kita hanya berkomitmen dalam ta'aruf bahwa jodoh akan datang sendirinya . Pertama kali sejak bertemu suamiku disaat aku masih kuliah, aku baru kenal dia sebagai seorang dosen ,,wow dosen? mapan dong? ganteng dong? dosen muda ya? huss itu kebanyakan orang berpikir melihat suamiku dari fisik dan mapannya, saya aja jaman kuliah gak tau toh yang namanya pa hilmiy (nama suamiku) itu yang mana..hahaha jaman tingkat satu masih polos-polosnya gak tau yang mana nama dosen,sampe suatu ketika dijaman lagi booming facebook di tahun 2012 lalu tanpa sengaja dia meminta pertemanan melalui akun FB saya, dul udasar polos sampe nanya ke temen "pak hilmiy itu yang mana sih be? (temen curhatku febri namanya orang cilacap) , sampe disitu hanya iseng-iseng selalu update status d facebook dia pun komen dan chatt hanya menanyakan soal kuliah hari ini siapa gtu deh . Tanpa sepetahuan dari chat biasa gitu antara dosen mahasiswa *tanpa status loh* ah cuman nanggapinya biasa aja kaya ke temen gimana gitu ini hanya didunia maya loh di facebook aja kenyataan mah gak pernah sama sekali ngobrol langsung dengan pak dosenku ini apalagi ngobrol ketemuan oun tidak pernah, tapi itu dia kadang orang-orang *nyinyir* biasalah anak muda kalo ada yang deket sama dosen di *cie cie* atau pernah jadi *gosip*,kok bisa? (ya namanya anak asrama ada aja yang kepo lihat-lihat chat ku d FB) karena saya tidak ingin menjadi bahan perantara menjelekkan pak dosen ku ini akhirnya saya pun dengan pedenya bilang kalo saya sukanya ke teman BEM seangkatanku,haha iseng pedahal kenyataanny bohong untung aja pada percaya, gosip dgn pak dosenku pun mereda. akhirnya di tahun 2013 pun sampai menggalau karena ternyata oh ternyata pak dosenku ini punya calon istri ya intinya dia masih bingung milih dia atau aku (kok bisa? ya wallahua'lam namanya jodoh siapa yang tau ya) sempat dilema,ya mungkin jika dia bukan jodohku saya terima, selalu berdoa dalam sujudku disetiap sepertiga malam (sholat istikhoroh,tahajud), akhirnya pak dosenku ini memberanikan diri untuk melamar (khitbah) kok bisa? kapan pacarannya? ya itu dia kita berkomitmen kalo jodoh gak bakal lari kemana dan memilih diriku, masyaallah barakallahu akhirnya ini jawabannya di saat saya masih kuliah tingkat dua semester 4 dia memberanikan diri untuk datang kehadapan orangtua untuk meminta restu dan ijin menikahiku pada saat kuliah. emang gpp kuliah sambil nikah? emang kampus memperbolehkan? pasti banyak hambatan ya? yaaa jawabannya jelas alhamdulillah tidak ada hambatan dalam merencanakan pernikahan kami, kajur (ketua jurusan) kampus kami sampai lembaga,dosen2, dan direktorat pun mensetujui dan merestui pernikahan kami, Acara khitbah pun direncanakan tanpa sepengetahuan teman-teman seangkatan (ya maafkan teman soalnya sembunyi2 takut adanya fitnah dan jadi bahan gosip) khitbah digelar pada tanggal 16 juni 2013 , setelah itu ya mau ditutupi gimana orang semua dosen udah pada tau saya akan menikah dengan pak dosenku tersebarlah cerita membahagiakan ini ya walaupun ada sebagian teman dan kakak tingkatku keheranan dan mungkin ada juga yang merasa kecewa..maaf teman-teman kakak tingakat ku . Hidup di asrama memang sulit ya dari pagi sampai malam ketemu lagi sama teman2 ya mau gimana lagi menghindar jangan..cobaan terbesar sebelum menikah menghadapi kenyataan ini semua, pasrah dan ikhlas menghadapinya. akhirnya di libur semesteranpun tiba (bulan ramadhan) sayapun menikah di bulan agustus tanggal 12 thn 2013, jarak yang terbilang dekat dari khitbah . Alhamdulillah inilah jawaban, takdir hidup ku menikah di usia muda tanpa pacaran dan memang pacaran setelah menikah lebih baik dari menjauhi fitnah setan. Bagi teman yang mau nikah muda jangan sungkan. rezeki dan jodoh telah Allah SWT atuh dari sebelum kita lahir kedunia, dan ingat tulang rusuk todak akan tertukar ya. jangan terpikirkan dia lebih tua dari kita loh, orang lebih tua dari kita aja lebih dewas, mengayomi kita yang lebih muda, seriusan deh..suamiku dan aku menikah dengan jarak usia 8 tahun, ya walaupun belum keliatan tua ngak nya, yang penting jodoh gak akan kemana. so, yang belum dapet jodoh mohon bersabar berdoa berikhtiar (ya usaha mesti tp jangan ampe pacaran loh jaga pandangan) insyaallah sang jodohmu akan menghadapimu tanpa kita ketahui. semangaat yaaa.. alhamdulillah kamipun telah dikaruniai seorang anak laki-laki, nanti saya share lagi ya ceria selanjutnya..wassalam

Komentar
Posting Komentar